PLTU

Pinjaman Rp 5,62 Triliun untuk Proyek PLTU Tabalong Cair

Garibaldi 'Boy' Thohir | Foto : Istimewa

Garibaldi ‘Boy’ Thohir | Foto : Istimewa

Eksplorasi.id – Perusahaan konsorsium PT Tanjung Power lndonesia (TPI) pada Senin (23/1) telah mencapai kesepakatan pembiayaan (financial close) untuk proyek PLTU 2×100 megawatt (MW) di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

TPI adalah perusahaan konsorsium yang dibentuk oleh PT Adaro Power (AP) dan PT East-West Power Indonesia (EWPI). Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (AE) Garibaldi Thohir, mengatakan, financial close TPl ini merupakan pencapaian penting setelah sebelumnya mencapai financial close untuk PT Bhimasena Power lndonesia (BPl).

“Kami berterima kasih atas dukungan dari PT PLN (Persero), semua sponsor, pemberi pembiayaan, institusi pemerintah, beserta seluruh pemangku kepentingan. Suksesnya financial close TPl dan BPl mencerminkan komitmen yang kuat dari kami untuk menjadi kontributor utama di dalam mensukseskan program 35 ribu MW,” kata pria yang biasa disapa Boy Thohir ini di kantor Adaro, Jakarta, Selasa (24/1).

Dia menjelaskan, saat pihaknya fokus untuk menjalankan proyek tersebut sesuai dengan yang direncanakan untuk meningkatkan akses terhadap listrik serta mendukung pertumbuhan Indonesia.

Penjelasan Boy Thohir, total investasi untuk proyek ini sekitar USD 545 juta atau setara Rp 7,26 triliun (kurs Rp 13.325). TPI telah menuntaskan dan memeroleh komitmen pembiayaan sekitar USD 422 juta atau sekitar Rp 5,62 triliun, termasuk fasilitas kontinjensi sebesar USD 13 juta atau sekitar Rp 173,23 miliar.

Menurut Boy Thohir, pembiayaan tersebut diperoleh dari enam bank komersial, yaitu Korea Development Bank, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd, DBS Bank Ltd, Mizuho Bank Ltd, Sumitomo Milsui Banking Corporation, dan The Hong Kong Shanghai Banking Corporation Limited.

Pembiayaan proyek ini dilakukan melalui skema project finance, di mana KSURE alias Korea Trade Insurance Corporation memberikan jaminan komprehensif sebesar kurang lebih USD 400 juta (Rp 5,33 triliun).

PLTU ini akan menjual listrik ke PLN di bawah Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik (PPTL) yang berlaku untuk jangka waktu 25 tahun setelah commercial operation date (COD).

PPTL antara TPI dan PLN telah ditandatangani pada 15 Oktober 2014. Pasokan batubara akan disediakan oleh PT Adaro Indonesia.

Reporter : Samsul

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular

To Top