• EKSPLORASI.ID
  • MONETER.ID
  • BANTEN.CO
Minggu, Agustus 31, 2025
  • Login
EKSPLORASI.ID
  • HOME
  • BERITA
  • INDEPTH
  • RAGAM
  • ENGLISH NEWS
  • OPINI
  • VIDEO
  • FOTO
  • INFOGRAFIS
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
  • INDEPTH
  • RAGAM
  • ENGLISH NEWS
  • OPINI
  • VIDEO
  • FOTO
  • INFOGRAFIS
  • INDEKS
No Result
View All Result
EKSPLORASI.ID
No Result
View All Result
Home MIGAS

Mafia Migas Bangkit Lagi karena Totok Nugroho Jadi SVP ISC, CERI: Itu Fitnah Keji!

by Eksplorasi.id
18 Juni 2017
in MIGAS
0
Pertamina Bertindak Tegas Terhadap Karyawan yang Melakukan Penyelewengan

Ilustrasi mafia migas. | Foto: Istimewa.

0
SHARES
304
VIEWS
Share on WhatsappShare on Facebook
Ilustrasi mafia migas. | Foto: Istimewa.
Ilustrasi mafia migas. | Foto: Istimewa.

Eksplorasi.id – Terlalu prematur dan terkesan ngawur bagi pihak yang menjustifikasi bahwa pengangkatan Totok Nugroho sebagai senior vice president (SVP) Integrated Supply Chain (ISC) PT Pertamina (Persero) sebagai pertanda mafia migas kembali berkiprah di ISC.

Hal itu ditegaskan Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman kepada Eksplorasi.id di Jakarta, Minggu (18/6). Sebelumnya, Totok resmi menjabat sebagai SVP ISC menggantikan Daniel Syahputra Purba pada Kamis (15/6).

“Apakah yang berkomentar nyinyir terhadap Totok tahu bahwa pengangkatan Totok pada awal 2015 sebagai managing director Pertamina Energy Services Pte Ltd (PES), disaat itu atas kebijakan direksi Pertamina yang baru dilantik,” kata dia.

PES merupakan anak usaha dari Pertamina Enegy Trading Ltd (Petral).

Kala itu, lanjut Yusri, tidak ada lagi proses tender pengadaan minyak mentah dan BBM di PES, karena sudah dipusatkan semua di ISC sejak awal 2015.

Menurut Yusri, sebaiknya kalau mau menilai itu harusnya menyeluruh dan lengkap dengan melihat sejarah Petral dari waktu ke waktu, sehingga tidak terpeleset menilai.

“Sehingga menjadi aneh alias gagal paham kalau ada anggapan Totok Nugroho bersingungan dengan mafia migas, karena dia ditugasi saat itu hanya untuk proses likuidasi Petral,” tegas dia.

Pendapat Yusri, jika ingin bicara soal keterlibatan dugaan mafia migas bangkit lagi dengan diangkatnya Totok sebagai SVP ISC karena dia pernah di Petral, hal itu merupakan fitnah keji. “Apakah yang memfitnah Totok juga tahu bahwa SVP ISC sebelumnya, Daniel Purba, juga pernah di Petral, yang merupakan ibduk usaha dari PES?” ujar dia.

Penjelasan Yusri, ketika Ari Hernanto Soemarno menjabat sebagai managing director Petral sejak 2003 hingga Agustus 2004, Daniel Purba menjabat sebagai wakilnya.

“Daniel Purba adalah mantan vice president Petral. Kenapa itu tidak disinggung juga oleh orang yang memfitnah Totok. Kenapa itu tidak dipersoalkan, apalagi ini yang bicara nyinyir soal Totok adalah mantan anggota Tim Anti Mafia Migas,” ujar dia.

Yusri menambahkan, bahkan kala Sudirman Said (menteri ESDM yang dicopot Presiden Jokowi) duduk sebagai SVP ISC, Daniel Purba menjadi anak buah Sudirman Said dengan jabatan sebagai VP ISC.

Kalau ingin bicara mafia migas, ungkap Yusri, sebenarnya tidak ada lagi proses tender pengadaan minyak mentah dan BBM di PES, karena semua sudah dipusatkan di ISC sejak awal 2015.

Penjelasan Yusri, jika mantan anggota Tim Anti Mafia Migas tersebut memahami proses bisnis hubungan antara Petral dengan ISC, maka saat ini sesungguhnya semua kendali itu berada di ISC.

“Oleh karena itu keberadaan fungsi ISC dalam bagan struktur Pertamina berada langsung di bawah direktur utama. Artinya perintah dan tanggung jawabnya langsung ke dirut. Sehingga kalau benar ada mafia migas yang bermain, tentu fungsi ISC yang paling bertanggungjawab bersama dirut,” jelasnya.

Komentar dia, fungsi ISC saat itu di desain oleh direksi Pertamina untuk lebih mengoptimalkan tata kelola yang sebelumnya oleh masing-masing direktorat, yaitu Direktorat Pengolahan dan Direktorat Pemasaran dan Niaga bisa langsung mengorder minyak ke Petral.

“Ini yang menyebabkan sering terjadi inefisiensi berupa kelebihan pasokan dan kadang bisa terjadi juga kelangkaan. Itulah latarbelakang keberadaan ISC sebagai perencana pengadaan minyak mentah dan produk BBM,” ujarnya.

ISC, terang Yusri, juga punya wewenang yang memerintahkan Petral untuk melakukan tender. Bahkan ISC yang mengevaluasi dan memutuskan pemenang tender serta yang memegang owner estimad.

“Semestinya pergantian pejabat ISC itu dimaknai sebagai penyegaran dan promosi jabatan di tubuh Pertamina. Harapan kita sebaiknya ISC terus menjunjung proses bisnis yang semakin transparan dan fair serta langsung berhubungan dengan NOC dan kilang,” katanya.

Yusri berharap ke depan ISC jangan lagi berhubungan dengan para trader. “Kita tentu tidak boleh lupa bagaimana bisa terjadi kasus Meslah-Sarir Crude oleh Glencore pada medio 2016, di mana kedua kargonya utk Kilang Balikpapan dan Dumai ditolak ISC karena salah persentase blending yang terbalik,” ujarnya.

Reporter : Sam

Tags: headlineISCmafia migasTotok Nugroho
Eksplorasi.id

Eksplorasi.id

Next Post
Pertamina Babel Tingkatkan Pantauan Distribusi BBM Melalui Satgas

Jelang Idul Fitri, Satgas Pertamina Patra Niaga Pastikan Kelancaran Distribusi BBM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Recommended

Diduga Penggelapan Dana Rp 3,39 Miliar, Ketua SPEK Freeport Ditangkap

Diduga Penggelapan Dana Rp 3,39 Miliar, Ketua SPEK Freeport Ditangkap

9 tahun ago
Jokowi Diminta Segera Tetapkan Menteri ESDM Definitif

Ini Dia Data Capaian Kementerian ESDM Tahun Lalu

8 tahun ago

Sering Dibaca

  • Diduga, Staf Khusus Menteri ESDM Bertemu Pengusaha Reza Chalid

    Riza Chalid Telah Permalukan Jokowi, 98 Institute: Segera Tangkap Atau Jaksa Agung Prasetyo Mundur!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2015, PT Timah Bukukan Pendapatan Sebesar Rp 6,87 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau ‘Ngebor’ Migas di Indonesia, Kontraktor Mesti Setor Dana ASR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Perusahaan Tambang Emas ini Masuki Tahap Persiapan Konstruksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketersediaan Air Bersih Semakin Krisis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

RSS Moneter.id

  • FWD Insurance Luncurkan FWD Essential Future, Solusi Perlindungan dan Keuangan untuk Nasabah Affluent 29 Agustus 2025
  • Jawa Tengah Berani Mendunia, Strategi Ekspor Baru Diluncurkan di HUT ke-80 29 Agustus 2025
  • Meski Kondisi Tekstil Penuh Tantangan, TRIS Konsisten Bagi Dividen Interim Sebesar Rp7 M 29 Agustus 2025
  • Tingkat Hunian Pusat Perbelanjaan di Jakarta Diproyeksikan Meningkat Seiring Terbatasnya Pasokan Baru 29 Agustus 2025
  • AIT Dorong Lompatan Digital KFC Indonesia Melalui KFCKu App 28 Agustus 2025
  • Zurich Luncurkan ZLO, Asuransi Jiwa Tambahan yang Memproteksi Hingga 100 Tahun  28 Agustus 2025
  • BASF Indonesia Luncurkan Herbisida Pratumbuh Luxinum untuk Pengendalian Gulma 28 Agustus 2025
  • Laba Bersih BTN Tumbuh 13,6 Persen Pada Akhir Semester I-2025 28 Agustus 2025
  • Dorong UMKM Indonesia Tembus Pasar Global, Alibaba.com Luncurkan Guarantee Package 28 Agustus 2025
  • TASPRO Masuki Pasar Co-living Indonesia, Hadirkan Cove Aspena Residence 28 Agustus 2025
EKSPLORASI.ID

© 2020 Eksplorasi.id - REFERENSI BERITA ENERGI

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KETENTUAN LAYANAN
  • PEDOMAN SIBER
  • HUBUNGI KAMI

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
  • INDEPTH
  • RAGAM
  • ENGLISH NEWS
  • OPINI
  • VIDEO
  • FOTO
  • INFOGRAFIS
  • INDEKS

© 2020 Eksplorasi.id - REFERENSI BERITA ENERGI

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In