MIGAS

Lelang 26 Blok Migas, Wamen Archandra Berharap 50 Persen Laku

Ilustrasi lelang. |Foto : Istimewa.

Eksplorasi.id – Kementerian ESDM melelang 26 wilayah kerja (WK) blok migas. Lelang blok migas tersebut terdiri atas 24 WK konvensional dan 2 WK non konvensional.

Lelang blok migas kali ini menggunakan skema rezim gross split. Hal itu sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ESDM No 52 Tahun 2017.

Adapun rincian blok migas yang akan dilelang adalah, sebanyak lima dari 24 WK migas konvensional ditawarkan melalui mekanisme penawaran langsung dan 19 WK melalui lelang reguler.

Sedangkan dua WK migas non konvensional ditawarkan melalui mekanisme penawaran langsung. Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan, akses bid document (dokumen bidding) bisa dilakukan melalui situs https://e-wkmigas.esdm.go.id. Masa waktu penawaran langsung dari tanggal 19 Februari-27 Maret 2018.

“Penyerahan document participation paling lambat harus diserahkan pada 4 April 2018. Penawaran atau lelang reguler diberikan waktu dari 19 Februari 2018 hingga 7 Juni 2018. Semua registrasi dilakukan melalui online,” kata dia, kemarin (Senin, 19/2).

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar berharap sebanyak 50 persen blok migas itu akan laki terjual. “Harapan kami lelang ini bisa terjual seperti yang lalu. That’s what we expect (itu yang kami harapkan),” jelas dia,

Penjelasan dia, lelang blok migas tersebut menerapkan skema gross split. Skema ini, kata dia, memiliki keunggulan yang harusnya membuat calon peserta lelang tertarik.

“Kalau pakai gross split bisa dikira-kira berapa split-nya (bagi hasilnya). Misalnya ada data tambahan bisa di-adjust nantinya,” ujar dia.

Penawaran langsung:
1. South East Jambi, Onshore Jambi
2. Citarum, Onshore Jawa Barat dan Jawa Tengah
3. East Ganal, Offshore Selat Makassar
4. East Papua, Onshore Papua
5. East Seram, Onshore/Offshore Maluku

Lelang reguler:
1. South CPP, Onshore Riau
2. Nibung, Onshore Jambi
3. Batu Gajah Dua, Onshore Jambi
4. Air Komering, Onshore Sumatera Selatan
5. Bukit Barat, Offshore Natuna
6. East Sokang, Offshore Natuna
7. Banyumas, Onshore Jawa Tengah
8. East Muriah, Offshore Jawa Timur
9. North Kangean, Offshore Jawa Timur
10. Andika Bumi Kita, Offshore Jawa Timur
11. Belayan, Onshore Kalimantan Timur
12. West Sanga-Sanga, Onshore Kalimantan Timur
13. Suremana I, Offshore Selat Makassar
14. South East Mahakam, Offshore Kalimantan Timur
15. Manakarra Mamuju, Offshore Selat Makasar
16. Karaeng, Onshore/Offshore Sulawesi Selatan
17. Ebuny, Offshore Sulawesi Tenggara
18. West Berau, Offshore Papua Barat
19. Cendrawasih Bay II, Offshore Papua.

Non konvensional:
1. GMB Sumbagsel, Onshore Sumatera Selatan
2. MNK Sumur Tenggara, Onshore Sumatera Utara

Reporter: Sam

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com