GAS

Harga Gas Impor Cheniere Diduga Kemahalan, Aparat Didesak Turun Tangan

Cheniere Energy Inc | Foto : Istimewa.

Eksplorasi.id – Pemerintah diminta melakukan kajian ulang kontrak perjanjian jual beli (sale and purchase agreement/SPA) gas alam (liquefied natural gas/ LNG) yang dilakukan PT Pertamina (Persero) dengan anak usaha dari Cheniere Energy Inc, Corpus Christi Liquefaction LLC, yang berbasis di Houston, Amerika Serikat.

Direktur Eksekutif Centre of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman mengungkapkan, harga beli LNG Pertamina dari Corpus dinilai sangat kemahalan.

“Apalagi kontraknya jangka panjang, sampai 20 tahun, hingga 2039 dengan rencana pengiriman awalmya pada tahun lalu,” kata dia kepada Eksplorasi.id di Jakarta, Jumat (10/1).

Bahkan, lanjut Yusri, pihaknya mendesak aparat terkait seperti BPK, KPK, Kejaksaan Agung, hingga Bareskrim Mabes Polri untuk menyelidiki kontrak tersebut apakah ada kerugian negara atau tidak.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran Eksplorasi.id, Pertamina sepakat untuk membeli gas sekira 0,76 juta ton per tahun (MTPA) pada saat dimulainya operasional Train 2 dari fasilitas ekspor LNG yang sedang dikembangkan di dekat proyek  Corpus Christi, Texas (Corpus Christi Liquefaction Project).

Corpus Christi Liquefaction Project rencananya akan dibangun hingga Train 3 dengan kapasitas produksi mencapai 13,5 MTPA.

Selain SPA yang telah disepakati, Pertamina juga akan membeli lagi LNG sebanyak 0,76 MTPA. Sehingga total LNG yang akan dibeli Pertamina dari Corpus dengan dua perjanjian tersebut sebanyak 1,52 MTPA.

Sesuai SPA, Pertamina akan membeli LNG tersebut pada free on board (FOB) basis untuk harga pembelian yang akan diindeks berdasarkan harga Henry Hub bulanan ditambah komponen tetap lainnya.

Pengiriman pertama LNG tersebut diharapkan akan bisa mulai dilakukan pada 2019. Apakah dugaan Yusri Usman terkait harga beli LNG itu mahal, Eksplorasi.id coba menganalisanya.

Berdasarkan asumsi data yang diambil dari IHS Energy, diperkirakan harga LNG yang dibeli Pertamina dari Corpus Christi berada di level USD 3,5 per MMBtu plus 115 persen Henry Hub (sekira USD 3).

Harga itu belum ditambah ongkos shipping yang dari Negeri Paman Sam ke Asia yang ditaksir sekitar USD 3 per MMBtu. Jika ditotal secara keseluruhan, maka harga LNG yang diimpor Pertamina dari Corpus Christi untuk sampai ke Tanah Air sekitar USD 8,5 per MMBtu. Apakah harga itu cukup mahal?

Reporter: HYN

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top